Akibat Phising, 2 Perusahaan Besar Ini Mengalami Kerugian 1 Triliun

Bulan lalu, Jaksa penuntut Hukum Amerika melakukan tuntutan kepada Evaldas Rimasauskas pria Lithuania yang terbukti bersalah atas penipuan, pencurian dan pencucian uang yang memalsukan identitas nya. Ia menyamar sebagai produsen Elektronik. Menurut laporan Fortune kedua perusahaan yang terkena dampak nya adalah Facebook dan Google. 


Di konfirmasi dari Fortune, bahwa karyawan dari Kedua perusahaan tersebut menjadi korban Phising Scam, yang mana pelaku meminta korban untuk mengisi Email, Alamat, Faktur dan sebuah kontak yang nantinya dua perusahaan tersebut disuruh membayar persediaan Elektronik terbaru nya. Pembayaran yang berhasil dikirim ia simpan di rekening Bank di Latvia, Siprus, Hong Kong, dan Lithuania.

Dokumen yang dibuka oleh Pengadilan Amerika menggambarkan kedua perusahaan besar tersebut sebagai "teknologi multinasional, yang mana perusahaan harus terikat dengan pelayanan produk internet dan menyediakan layanan media sosial di jaringan online".


Akibat ulah Rimasauskas, dua perusahaan tersebut menutup dana apapun setelah mendapatkan aktivitas penipuan, sayangnya tidak diungkapkan berapa banyak uang yang di kirim ke pria itu.


Jika terbukti bersalah, Pria Lithuania tersebut akan mendapat hukuman penjara 20 Tahun dan didakwa sebagai penipuan, pencurian dan pencucian uang.

Belum Lama Dirilis, Flagship Samsung Galaxy S8 Mengalami Berbagai Masalah

Belum Lama Dirilis, Flagship Galaxy S8 mengalami masalah kecil dan ini dialami oleh beberapa Pengguna Galaxy S8. Meski Smartphone tersebut leih baik dari Samsung Note7 rupanya tak menutup kemungkinan juga mengalami hal-hal yang kecil.


Contohnya saja pengguna melaporkan, bahwa layar Smartphone mereka tiba-tiba muncul bintik merah dan untungnya permasalahan tersebut sudah diperbaiki  dengan update perangkat lunak. Nah, Masalah kedua muncul, pengguna mengeluh gara-gara Smartphone S8 nya terus menerus melakukan restart secara tiba-tiba.

Seperti yang saya pantau dari Android Authority, seorang user membuat Thread tentang masalah ini dan lebih dari seratus balasan diantaranya. Banyak diantara user tersebut memiliki masalah yang sama. Mau tidak mau, Pengguna diharuskan memperbarui perangkat lunak mereka untuk mendapatkan solusi dari bug.

"Awalnya smartphone yang saya punya berjalan dengan baik, Namun pada saat menelpon tiba-tiba ngeRestart sendiri. Masalah yang saya alami ini sudah lebih dari 10 Jam lamanya dan sebanyak 7 kali juga smartphone tersebut di Restart" Ujar seorang pengguna pada Thread tersebut.

Sementara itu, ada beberapa pengguna memberikan sebuah solusi dan ada juga yang bilang kalau itu hanyalah masalah internet dan SD Card. Samsung Galaxy S8 sudah dipasarkan selama seminggu di Amerika Serikat dan setelah melakukan Pre-order, Flagship S8 tersebut akan diluncurkan di Eropa hari ini. 

Dari semua masalah tersebut, tampaknya tidak ada yang seserius atau meluas seperti kejadian baterai Note 7 Meledak.

Mengingat banyaknya Smartphone pre-order yang mengalami masalah bisa jadi ada indikasi bug perangkat lunak yang perlu diperbaiki Oleh Samsung.

Harga Kuota Internet Mahal, Hacker Ini Meretas Situs Telkomsel

Ada ada saja kelakuan hacker. karena kesal dengan harga kuota internet yang Sangat mahal, ia akhirnya protes dengan cara merubah tampilan halam depan situs Telkomsel.


Dilansir dari Linux.sec Halaman depan situs Telkomsel.com sempat berubah dengan latar hitam dan gambar logo anonymous dengan pesan yang ditujukan kepada Telkomsel agar harga kuota internet dimurahkan. Sang hacker pun juga menambahkan kalau Indonesia tidak akan maju kalau internet saja masih mahal.

FYI, Paket internet Telkomsel  mempunyai harga beragam serta membagi kuota yang ditawarkannya ke dalam beberapa penawaran, termasuk untuk layanan video streaming serta musik mitranya, yaitu HOOQ, dan  Viu.

Salah  satu paket yg ditawarkan Telkomsel yaitu Flash, memberikan paket data internet 1GB dengan kuota tengah-malam dari pukul 00.00 hingga 07.00 sebanyak 2GB dan  gratis akses HOOQ dan  Viu selama 30 hari, dengan harga Rp47.500 menjadi paket paling terjangkaunya. sementara paket termahalnya dibanderol seharga Rp300ribu.


Meski tindakan perusakan situs seperti ini tidak disarankan. Namun, tidak sedikit Netizen yang membela aksi sang hacker. Banyak yang mendukung karena dianggap "menyuarakan hati" mereka.

Google Project Owl, Sebuah Algoritma Untuk Memberantas Berita Hoax

Perusahaan Alphabet Inc. membuat perubahan besar-besaran. Melalui update Google Search ia memberikan kualitas algoritma di mesin pencari Google. Update tersebut dimaksudkan agar mesin pencari tersebut bisa memperbaiki kesalahan artikel palsu yang menyinggung. 

Google juga menetapkan peraturan baru yang mendorong pengguna bisa membuat "Rating" di suatu web. Saat di uji coba, 10.000 Karyawan Google telah menetapkan "rating" hasil pencarian dan juga menandai halaman web yang menjadi Sumber Berita Hoax.



Apa yang Baru di Google Search?

Pertama adalah keterlibatan "manusia". Ya, makhluk hidup berkaki dua inilah yang menyebabkan berbagai masalah berita palsu. mulai pertama Manusia akan bekerja sama dengan Algoritma Google yang membantu menampilkan informasi yang lebih relevan dan berkualitas pada laman hasil pencari Google.

Yang kedua adalah... Yak masih manusia! bagaimanapun itu, keterlibatan manusia sangat penting dalam hal ini pengguna internet seperti saya dan kalian. Dengan menghadirkan cara baru kamu bisa melaporkan berita palsu ke Google, Sehingga mereka dapat menandai atau menghapusnya. Google memiliki kontrol besar yang dirasakan kepada pengguna seperti saya dan kalian.

Dan yang terakhir adalah Algoritma. Yak! Perubahan ini sangat penting di dalam mesin Pencari Google dan Algoritma tersebut dirombak besar-besaran. Jika kualitas sebuah konten berbobot, Maka Algoritma tersebut akan menampilkan informasi yang relevan di sebuah Web beserta sumbernya, sebaliknya Pada posisi ini konten yang dianggap palsu tidak akan ditampilkan pada mesin pencari Google.



Mundur Dari Yahoo, CEO Cantik Ini Akan Menerima 2 Triliun

Tinggal menghitung bulan lagi, Raksasa internet Yahoo akan diakuisisi oleh Verizon pada bulan Juni 2017, Sebelumnya nilai jual yang dibeli Verizon ke Yahoo sekitar $186 Juta atau sekitar Rp. 2,4 Triliun. Angka ini terbilang fantastis dan diluar Ekspektasi dari Wall Street.


Nampaknya, Jumlah itu sedikit berbeda saat Verizon yang berhasil mengakusisi AOL sekitar $ 179 juta atau Rp. 2,3 Triliun. Tetapi setelah saham perusahaan nya dibeli oleh Verizon, Tim Armstrong masih menjadi CEO tetap dari AOL, sementara Mayer tidak memiliki peran eksekutif seperti Aromstrong.

Namun, Harga saham perusahaan yang ia jual ke Verizon hampir tiga kali lipat lebih mahal dari saat ia mengambil alih Yahoo pada bulan juli 2012. masa jabatan Mayer akan segera berakhir dengan bertepatan nya hasil imbalan yang signifikan dari pemegang saham tersebut.


Mendapatkan bayaran lebih untuk meninggalkan perusahaan nya merupakan contoh yang baik oleh Mayer, sejak ia mengambil alih Yahoo, beberapa perputaran nya selalu gagal untuk meningkatkan penjualan. Pendapatan dari tahun 2011-2016 hanya meningkat 4 Persen

Flagship Samsung Galaxy S8 Bisa Menjalankan Windows 10

Sebelumnya Microsoft dan Qualcomm telah mengumumkan sebuah kerjasama yang nanti nya kita akan melihat Smartphone menjalankan OS Windows 10 dan juga didukung oleh prosesor mobile Snapdragon generasi berikutnya.


Seperti dilansir dari ITHome China, rumor yang beredar Microsoft dan Samsung bakal bekerja sama untuk membangun sebuah proyek baru yang nantinya Smartphone Samsung Galaxy S8 bisa menjalankan OS Windows 10 versi Mobile. 

Meskipun itu hanya rumor tampaknya Proyek tersebut bisa saja terjadi jika kedua pihak serius untuk membuat suatu Proyek baru. 

Terlepas dari itu, Microsoft akan mengumumkan Handset terbaru nya pada 2 Mei di New York City. Sekali lagi, acara tersebut tidak akan membicarakan tentang kerja sama antara Microsoft dan Samsung, melainkan acara tersebut membicarakan proyek terbaru dari Microsoft yang difokuskan pada Pendidikan dan Windows 10 Cloud.


Seperti dilihat pada gambar diatas, Galaxy S8 bisa menjalankan OS Windows 10 pada build 1704. Saya sendiri pun tidak dapat memastikan itu nyata. tangkapan layar tersebut menunjukkan model perangkat Samsung dengan RAM 6GB.

Di India, Admin Grup WhatsApp Bisa Dipenjara Bila Melakukan Hal Ini

Jika kamu merupakan admin grup WhatsApp, sepertinya kamu harus membaca artikel ini supaya memikirkan peran mu didalam Admin Grup. 


Baru-baru ini pemerintah Di Distrik Varanasi, Yogeshwar Ram Mishra dan Inspektur Polisi Nitin Tiwari menerapkan Hukuman penjara bagi siapa saja di Grup Whatsapp yang membuat konten sara atau menyinggung orang lain. Imbasnya admin grup tersebut akan terkena Hukuman jika anggota nya melakukan post yang berbau menyinggung.

Seperti dilansir dari Indiatimes, mereka menjelaskan bahwa jika menebar rumor yang tidak benar secara faktual atau informasi yang menyesatkan di Media Sosial bisa dipidanakan karena melanggar Hukum setempat.

Laporan tersebut menambahkan, setiap admin dalam sebuah Grup di sosial media akan bertanggung jawab atas ulah anggota nya yang membuat postingan atau konten tentang sentimen keagamaan. Perintah tersebut menjelaskan, Bahwa kebebasan berekspresi pada media sosial itu penting tetapi kita juga harus bertanggung jawab.


Lebih dari 200 juta pengguna WhatsApp di India dan setiap administrator Grup sosial media harus siap memikul tanggung jawab dari kepemilikan grup tersebut. Admin disarankan untuk menambahkan anggota yang mereka kenal secara pribadi agar menghindari ketidak harmonisan pada Grup tersebut. Jika berada pada situasi itu, Diharapkan admin dapat menghapus anggota nya dari Grup sosial media tersebut.

Di Indonesia sendiri UUD ITE sudah diterapkan dan terbukti ampuh mengatasi berita palsu. Sudah banyak juga Akun yang menebar kebencian di tangkap oleh polisi berkat laporan Warga media sosial.

So, jika kamu melihat sebuah postingan atau rumor beredar di sosial media, jangan segan untuk melaporkan nya ke polisi terdekat karena hal yang berbau sara harus dilaporkan secara legal. Karena hal tersebut mengarahkan pada undang-undang Kejahatan Cyber dan UUD ITE.