Home » » Karena Tak Mau Memberi Password Smartphone Miliknya Pria Ini Dipenjara 6 Bulan

Karena Tak Mau Memberi Password Smartphone Miliknya Pria Ini Dipenjara 6 Bulan

Pada minggu lalu, seorang terdakwa dihukum enam bulan penjara karena diduga tidak mau memberikan kode sandi iPhone nya yang terkunci tersebut, sementara terdakwa kedua berhasil membuka kode sandi smartphone nya setelah menggunakan fitur forgot password.

Seorang hakim pengadilan Florida memutuskan pengacara Christopher Wheeler 41 tahun, harus menjalani hukuman 180 hari di penjara karena tidak mau menyerahkan kode sandi 4 digit untuk membuka kunci iPhone-nya ke polisi, sementara itu dia bersikeras bahwa kode akses yang dia berikan kepada petugas sudah benar.


Wheeler ditangkap pada tanggal 6 Maret lalu karena kasus kekerasan dalam rumah tangga dan mengabaikan anak nya setelah seorang saksi mata mengatakan kalau ia telah melukai dan memukuli anak nya hingga bengkak. Penyidik ​percaya kalau didalam iPhone nya berisi foto luka anaknya.

Ia juga mengatakan kepada pengadilan "Saya bersumpah, demi tuhan, saya telah memberi kata sandi dengan benar," kata Wheeler. Disisi lain menurut peraturan Amandemen Kelima pemerintah AS mengatakan kalau kode sandi adalah informasi pribadi dan rahasia, namun dari kasus di atas dapat disimpulkan petugas penegak hukum sangat dilema atas kasus tersebut.

11 comments:

  1. ironis nih hukumannya cuma segitu aja bisa dipenjara

    ReplyDelete
  2. Password adalah privasi, dan privasi = HAM

    Lah itu kok bisa begitu, aneh .. ahaha

    ReplyDelete
  3. Hanya karena Password saja bisa di penjara waduuuhhh harus lebih hati2 hidup di dunia ni salah sedikit aja udah main hakim....

    ReplyDelete
  4. Ada-ada aja nih hukumannya, cuma nggak mau ngasih pasword nya apa, dipenjara

    ReplyDelete
  5. wkwkwk ngakak, dasar hukum yg muter muter.

    ReplyDelete
  6. Kasian njirrr, kalo emang lupa kasih pasword lama masak iya dipenjara

    ReplyDelete
  7. haha ini cuman hal sepele aja kaya gitu.. tapi didalam Smartphone juga belum tentu benar atau tidaknya itu...

    ReplyDelete